Dinamakan jaman kala yoga artinya jaman PEPATUT.Umur tanah jawa menurut tahun masehi berumur 700tahun sedangkan menurut kalender jawa berumur 703 tahun.Dijaman KALA YOGA terdapat 7 masa lagi.Dan setiap masanya terdiri dari 100tahun.
-jaman KALA BRATA.Artinya jaman LAMPAH LAKU.Saat itu orang jawa banyak melakukan laku NGESTHI kepada Tuhanya.Tanah jawa berumur 800tahun.
-jaman KALA WIGNYA.Artinya jaman lumprah.Orang jawa saat itu melumprahkan ilmunya.Tanah jawa berumur 900tahun.
-jaman KALA YUDA.Artinya jaman perang.Ditanah jawa mulai banyak peperangan.Umur tanah jawa 1000tahun.
-jaman KALA WISESA.Artinya jaman menangnya sendiri2.Mulai berkurangnya keadilan ditanah jawa yang sudah tertata.Tanah jawa berumur 1100 tahun.
-jaman KALA WISAYA.Artinya banyak kemaksiatan dan perselisihan.Tanah jawa berumur 1200tahun.
-jaman KOLO JANGGA.Artinya jaman memuja kerongkongan.Orang ditanah jawa mulai mengejar materi.Tanah jawa berumur 1300tahun.
-jaman KALA SAKTI.Artinya jaman kesaktian.Orang ditanah jawa mulai mengolah kesaktian.Tanah jawa berumur 1400tahun.
LALU MENGINJAK JAMAN AKHIR ATAU DISEBUT JAMAN KALI SANGORO Artinya jaman WEKASAN/Akhir.Yang didalamnya ada 7 masa pula:
-jaman KALA JAYA.Artinya jaman UNGGUL tanah jawa mencapai kemakmuran.Tanah jawa berumur 1500tahun.
-jaman KALA BENDHU.Artinya jaman murka.Penduduk tanah jawa mendapat murka dari tuhan.Mulai banyak perselisihan dan egois menuruti keinginan individu.Tanah jawa berumur 1600tahun.
-jaman KALA MARTA.Artinya ketentraman.Orang tanah jawa mendapatkan ketentraman karena dipimpin oleh RATUNING HAMBEG PARAMARTA disebut juga RATU ADIL.Tanah jawa berumur 1700tahun.
-jaman KALA ASMARA.Artinya jaman KASMARAN.raja2 dan orang tanah jawa mulai
berpoligami.Tanah jawa berumur 1800tahun.
-jaman KALA BRASMA.Artinya jaman kepanasan RATUNING ONCAT SAKING PENGADILAN/rajanya dapat lepas dari jerat hukum.(tambahan: yaitu masa orde baru).Tanah jawa berumur 1900tahun.
-jaman KALA SINELA.Artinya jaman KASELAN/DISELINGI/JEDA.Ditanah jawa diselingi
pemimpin yang bukan keturunan raja.”Ing tanah jawi kaselan ratu sanes dharahipun ratu jawi.Inggih puniko ratu sabrang ing nuswa sarenggi utawi saking sabrang ngatas angin.Wekasan dadosaken susahing tiyang alit”.Tanah jawa berumur 2000tahun
(tambahan:tanah jawa
mulai dipimpin oleh pemimpin bukan dr keturunan raja dia berasal dr luar jawa/sabrang.Berasal dr negri ngatas angin yaitu dr asalnya angin mamiri=Bpk.BJ.HABIBIE.Rakyat kecil mulai menderita sampai batas waktu yang ditentukan. sudah kodratnya jaman harus begitu).
-jaman KALA TINATA.Artinya jaman lagi dibenahi.Mulai masa itu tanah jawa dibenahi.Rajanya raja yang baik dan mendatangkan kebaikan bagi rakyat.Hilangnya agama2 dan keyakinan2 lama dan timbulnya agama baru yang akhirnya/wekasan tiba hari KIAMAT dengan ditandai datangnya BAB BATU ARLI(maaf kami tidak tahu artinya)berperang melawan IMAM MAHDI.Tanah jawa berumur 2100 tahun masehi.Kalau menurut kalender jawa berumur 2163 tahun.Artinya hari kiamat didahului adanya pertanda musnahnya agama muhamad saw.Jadi sudah tidak ada SALAT
SEMBAHYANG,PITEKUR PUJO,Lan OLAH BROTO(sudah tidak ada orang sholat,tafakur dzikir dan orang bertapa).Ing ngriku kanjeng nabi NGISA tumurun puniko pasemon dados ing jaman wekasan sampun angrasuk agami kristen sedoyo(lalu disitu Turunya nabi ISA as.Yang merupakan pertanda ditanah jawa diakhir jaman sudah beragama kristen semua).Tambahan:coba kita cocokan dg hari kiamat yg bersumber dari hadits:tidak akan terjadi hari kiamat bila masih ada orang islam walau hanya satu orang saja.Mungkinkah kiamat sudah sangat dekat???
Jumat, 27 Januari 2012
SEJARAH PULAU JAWA DARI AWAL SAMPAI KIAMAT(tamat)
PULAU JAWA JAMAN PERTENGAHAN:
Minggu, 22 Januari 2012
6 Gangguan Mental Akibat Internet di Dunia
Internet telah membuat banyak orang menjadi “gila”. Ada orang yang lebih mencintai internet
melebihi rasa cinta kepada pasangannya. Ada juga orang yang rela tidak tidur
demi chating dan browsing. Ada anak yang lebih memilih internet dari nasi. Dari
orang dewasa hingga anak-anak memenuhi warung-warung internet, setiap harinya,
karena “kegilaan”
terhadap internet.
Berikut ini adalah 6 ancaman gangguan mental
saat kita sedang online:
1. Gangguan
kepribadian berupa emosi yang sebentar-sebentar meledak di saat online –
mengamuk karena mudah tersinggung (Online Intermittent Explosive Disorder/OIED)
Orang yang mengidap gangguan ini tampak normal
pada awalnya. Beberapa hari atau jam sebelumnya mereka bisa saja melakukan
pembicaraan-pembicaraan lucu atau komentar-komentar hangat. Akan tetapi
beberapa saat kemudian berubah marah-marah dan mengumpat disebabkan sesuatu
yang menyinggung perasaannya.
Kenapa hal itu bisa
terjadi di Internet?
* Kebanyakan dari kita hanya bisa menahan
hasrat untuk melakukannya di dunia nyata, yang apabila dilakukan mungkin bisa
membuahkan sebuah tinju ke wajah kita.
* Di Internet kebanyakan pengguna menyembunyikan identitas aslinya, sehingga mereka dengan bebas mengeluarkan isi hati dan kemarahannya tanpa khawatir reputasinya menjadi jelek.
* Karena pengungkapan perasaan dalam bentuk tulisan sering terlihat datar dan tidak menggambarkan emosi dengan jelas, seperti halnya nada suara, mimik wajah dan bahasa tubuh lainnya di saat tatap muka langsung, sehingga orang cenderung menggunakan kata-kata yang tajam, kasar dan keras untuk mewakili sebuah perasaan tertentu.
* Di Internet kebanyakan pengguna menyembunyikan identitas aslinya, sehingga mereka dengan bebas mengeluarkan isi hati dan kemarahannya tanpa khawatir reputasinya menjadi jelek.
* Karena pengungkapan perasaan dalam bentuk tulisan sering terlihat datar dan tidak menggambarkan emosi dengan jelas, seperti halnya nada suara, mimik wajah dan bahasa tubuh lainnya di saat tatap muka langsung, sehingga orang cenderung menggunakan kata-kata yang tajam, kasar dan keras untuk mewakili sebuah perasaan tertentu.
2. Toleransi rendah
terhadap kekalahan dalam forum (Low Forum Frustration Tolerance/LFFT)
Digambarkan sebagai seseorang yang
mencari-cari kepuasan segera atau penghindaran dari rasa sakit dengan segera.
Pada awalnya mirip dengan perilaku anak tujuh tahunan yang menginginkan sebuah
mainan, dan akan berteriak dengan menghentak-hentakan tangan dan kakinya agar
segera mendapatkan apa diinginkannya.
Bagi orang yang suka menulis dan melakukan
posting, sering kali merasa bahwa postingnya sangat sempurna. penulisnya hampir
setiap waktu mengecek masuknya komentar yang baru diberikan pembacanya. Jika ia
mendapat komentar-komentar miring penuh kritik, maka dengan cepat ia akan
meluncurkan jawaban yang akan mematahkan tanggapan itu.
Jika tidak ada yang memberikan komentar, dia
akan mengirimkan komentarnya sendiri – mungkin dengan nama lain – untuk
meramaikan tulisannya.
Kenapa hal itu bisa
terjadi di Internet?
Kegiatan itu membuat kita menjadi tidak
sabaran, karena ingin segera melihat respon dengan dari pihak lain.
Ketidaksabaran ini meminimalkan toleransi terhadap serangan yang menimbulkan
ketersinggungan.
3. Munchausen di
Internet – tukang cerita untuk membangkitkan rasa kasihan (Munchausen Syndrom)
Suatu kondisi di mana seseorang dengan sengaja
membuat kebohongan, menirukan, menambah buruk suatu keadaan, atau mempengaruhi
diri sendiri agar sakit dengan tujuan diperlakukan seperti orang sakit.
Kenapa hal itu bisa
terjadi di internet?
Sangat mudah melakukan kebohongan dalam
kehidupan nyata, dan sepuluh kali lebih mudah melakukannya di internet, karena
tidak ada seorang pun bisa memeriksa kebenaran fakta-faktanya
4. Gangguan
kepribadian yang tergoda untuk memaksa orang lain pada saat online (Online
Obsessive-Compulsive Personality Disorder/OOCPD)
Gangguan kepribadian jenis ini bisa dijelaskan
dengan contoh kegilaan akan tata bahasa. Ketika orang menemukan suatu kesalahan
tata bahasa atau penulisan kata yang keliru dari orang lain dalam sebuah
posting atau komentar, maka dia langsung menyerang dan dengan keras memprotesnya.
Kenapa hal demikian
bisa terjadi di internet?
Dalam kenyataannya penderita OCPD merasakan
ketakutan yang tidak logis terhadap dunia yang lebih berantakan, lebih kotor
dan lebih kacau dibanding seharusnya yang dia pikirkan; sehingga secara cepat
keadaan menjadi lebih buruk, dan akan mengalami kehancuran sampai ada seseorang
yang memperbaikinya.
Di Internet, setelah membaca setiap
komentar-komentar, orang normal akan menderita nasib yang sama. Tata bahasa
yang keliru, pilihan kata yang tidak tepat, atau bahasa gaul yang
membingungkan, mendesak anda untuk mengoreksinya. Tidak sulit merasakan
keinginan untuk melatih diri menggunakan bahasa yang benar
5. Low Cyber
Self-Esteem (LCSE) atau penghargaan terhadap diri sendiri yang rendah (Seperti
seseorang yang dibenci setiap orang, tapi tidak ada yang meninggalkannya)
Di dalam kehidupan nyata ini disebut
merendahkan diri sendiri atau perilaku pencarian perhatian.
Jika sampai kepada tingkat ekstrem, hal itu
dapat berubah menjadi Online Erotic Humiliation atau pelecehan seksual secara
online, di mana pelecehan menjadi sebuah tindakan nyata. Sehingga ketika anda
mengatakan kepada seseorang agar melakukan sebuah tindakan seksual, mungkin dia
akan menganggap hal itu penting dan dia dengan sungguh-sungguh akan melakukannya.
Kenapa hal itu bisa
terjadi di Internet?
Pencari perhatian mendapatkan apa yang
diinginkannya, dan penghina diri sendiri mendapatkan cukup ketegangan untuk
mengaktualisasikan dirinya yang intropet melalui sinyal-sinyal yang dikirimnya
via keyboard.
6. Internet Asperger’s
Syndrome
Hilangnya semua aturan sosial dan empati pada
diri seseorang, disebabkan tanpa alasan selain hanya secara kebetulan
berhadapan dengan sebuah benda mati; berkomunikasi via papan tombol dan monitor
pada suatu waktu.
sindrom ini adalah bentuk halus dari autisme
yang tampak berupa ketidakmampuan biologi untuk menunjukkan empati kepada
manusia lain, mungkin disebabkan ketidakmampuan untuk mengenali isyarat
nonverbal. Mereka secara terus-menerus bertingkah aneh dan mengganggu
disebabkan mereka tidak mengetahui bahwa anda terganggu. Ada bagian dari otak
mereka yang rusak.
(Beberapa kasus bunuh diri yang direkam dengan
webcam – yang sebagian mungkin main-main – dan dipublikasikan di Internet.
Untuk sekarang ini mungkin kita tidak yakin bahwa hal itu benar-benar terjadi,
tetapi sebenarnya hanya masalah waktu.)
Kenapa hal itu bisa
terjadi di Internet?
Orang yang melakukan semua komunikasi online
mereka menampilkan perilaku Asperger karena mereka ingin memberikan kesan ada
kerugian yang sama pada diri sendiri. Di dalam hal ini, ketika kemampuan
melihat respon dan mimik wajah atau ekspresi nonverbal sudah hilang, begitu
juga dengan empati. Maka hal yang anda beritahukan hanya kepada orang yang
tidak ada, karena itu hanyalah sekelompok kata-kata pada layar. Sekelompok
kata-kata kecil yang tidak berarti.
Nah,tidak ada larangan untuk berinternet,akan
tetapi beriternetlah dengan sehat,jagalah diri kita dan keluarga agar selamat
dari sisi negatif internet.
jangan biarkan diri kita dikendalikan oleh internet,tetapi kitalah yang harus mengendalikannya,dengan mengetahui batasan-batasan dan bertindak sesuai kewajaran dan tidak melebihi batas dalam ber internet.
jangan biarkan diri kita dikendalikan oleh internet,tetapi kitalah yang harus mengendalikannya,dengan mengetahui batasan-batasan dan bertindak sesuai kewajaran dan tidak melebihi batas dalam ber internet.
Rabu, 18 Januari 2012
AGAMA DAN BUDAYA
Mungkinkah
agama dan budaya disatukan dalam pemahaman dan pelaksanaan?.
Budaya mumpung = sikap yang mengedepankan kebiasaan tidak menggunakan
barang atau fasilitas tidak sesuai dengan maksud dan tujuannya dengan cara-cara
yang menyimpang. Penggunaan jabatan yang tidak dilaksanakan sesuai dengan peran
dan fungsinya, hanya untuk kepentingan pribadi, mumpung belum pensiun, mumpung
masih menjabat.
Budaya malu = sikap malu jika melakukan hal yang tidak senonoh dan tidak
sesuai dengan tata norma di masyarakat
yang tidak akan diterma di tengah-tengah masyarakat.
Berbudaya = mempunyai budaya; mempunyai pikiran yang sudah maju
Membudaya = menjadi kebudayaan atau menjadi yang dianggap wajar ; mendarah
daging; hal seperti ini sudah membudaya kok di tasma.
Membudayakan = mengejar supaya mempunyai budaya;mendidik supaya beradap;
sejarah adalah pelajaran yang dapat membudayakan menusia; para pemimpin
hendaklah memberikan contoh dalam membudayakan pola hidup yang agamis, terbuka,
egaliter atau kesetaraan sehingga akan bersifat fear.
Kebudayaan = hasil kegiatan dan penciptaan akal budi manusia seperti
wayang, kesenian dan adat istiadat; keseluruhan pengetahuan manusia sebagi
makhluk sosial yang digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalamannya dan
yang menjadi pedoman tingkah lakunya.
Budayawan = orang yang berkecimpung dalam kebudayaan.
Budi = sifat batin seseorang yang mampu menimbang baik-buruk atau benar
tidaknya. Tabiat seseorang yang baik.
DAYA = Kesanggupan jasmani maupun rohani untuk melaksanakan sesuatu
aktivitas.; tenaga.
Jadi kalau TASMA ini dapat menggerakkan sesuatu yang dapt bernilai budi
dalam aktifitas, punya kesanggupan untuk membawa kepada masyarakat untuk lebih
berbudi dalam menggerakan kreatifitas, akhlak maka dikatan budaya TASMA.
Daya antisipasi; Daya dukung; Daya batin
Daya hidup = kemempuan untuk bertahan hidup atas pengaruh lingkungan yang
menentang dan lain sebagainya.
Bude; Budak.
Islam rakyat dan islam skriptural (Islam menurut teks al-qur’an dan
al-hadist)
Berlaku adil dekat dengan taqwa
STRUKTUR UMAT MANUSIA DALAM KERAJAAN TUHAN
1.
Butiran Iman (=Isinya Huw).
2.
Imam.
3.
Gerakan Jamaah Lil-Muqorrobin.
4.
Masyarakat Dunia.
5.
Cahaya Qudratullah
6.
Segitiga, Gambaran kompak dan menyatunya Al-Kitab, Al-Hikmah dan Al-Nubuwwah. Demikian pula dengan Iman, Islam, dan Ihsan serta Ilmu, Amal dan Taqwa
URAIAN
Ummatan Wahidatan
adalah ummat yang berada didalam Kerajaan
Tuhan, bisa terbentuk karena pemenuhan terhadap sumpahnya dihadapan Wasithah (= Ummatan wasathan). Utamanya
sumpah: Wabi as-sayyidi syaikhi syaikhon
wa-dalilan wa muroban dan wa bi
al-fuqaraa’i at-tabi’ina ihwaanan lima ‘alaihim - walahum maa ’ala aththa’ati tajama’na
wa al-ma’siyati tafaraqna
Artinya :
“ Dan saya
bersenang hati kepada Guru yang mengajari saya, (ini terjadi karena) mendapat
rahmat dari Allah, dari dunia hingga ke akhirat. Adapun hati saya tetap
menghadap kepada Allah.
Dan saya
bersenang hati kepada semua faqir (= menyadari apesnya lalu kuat tekadnya butuh
kepada Tuhannya), yang taat kepada Guru, mereka semua adalah saudara saya lahir
bathin, dunia hingga ke akhirat. Saya bersenang hati selalu bersama-sama dalam
ibadahnya, dan saya bersenang hati untuk saling bertolong-tolongan dalam
kemelaratannya. Tetapi saya juga bersenang hati untuk berpisah didalam
kedurhakaanya”.
Adalah ummatan Wahidatan yang hati-nurani, roh dan rasanya munjer
(memusat) kepada “butiran Iman”
(=Isinya Huw), hidupnya disemangati oleh “Mahabbah
bi Rauhillah”. Cita-citanya menyatu dengan Imam yakni Guru Wasithah yang secara hak
dan syah menjadi panutannya. Mereka inilah yang terhimpun dalam gerakan
Jamaah Lil-Muqorrobin dijaga dan dipelihara oleh “ Cahaya Qudratullah” hingga sampai sewaktu-waktu mati yang hanya
sekali saja dirasakan ditarik fadhal dan rahmatNya Allah merasakan mati selamat
sebagaimana yang dirasakan oleh semua kekasihNya Allah. Dengan yakin rasanya
merasakan betapa bahagianya mati selamat.Yakni. Fii maq adhi shidqin ‘inda Malikin muqtadirin. Kembali ketempat
yang benar (lalu merasakan kebahagiaan selama-lamanya) disisi Raja (Tuhan) Yang Berkuasa.
SEBELUM DIMUNCULKAN.
Gerakan Jamaah Lil-Muqorrobien adalah
Gerakan hati-nurani, roh dan rasa yang dilatih dan dididik supaya selalu
bergerak mendzikiri Ada + Wujud Satu-satuNya Dzat Yang Mutlak Wujud-Nya (=Isinya Huw). Sebelum dimunculkan oleh Kun Fayakun-Nya secara nyata diatas
permukaan bumi, oleh karena nantinya akan menjadi contoh konkrit bagi
masyarakat dunia yang juga akan disentuh oleh Cahaya Qudratnya, lalu berniat hati untuk memperoleh ilmu dari
Guru, maka kesiapan warga Jamaah menjadi sebuah jamaah yang kokoh dan kompak,
seia sekata dalam membuktikan sumpah dan janji merupakan kewajiban yang harus
dapat dipenuhi.
Dan oleh
karena masyarakat dunia (yang pada saatnya juga disentuh oleh Cahaya Qudratullah ini), memerlukan
tatanan yang Ilaahi, berkepribadian, berwawasan, berpendidikan, sehat dan
sejahtera, bernegara, berpemerintahan, berekonomi, dan sebagainya (sebagaimana tertuang dalam Mamlukat),
maka sekecil dan sesederhana seperti apapun, Jama’ah Lil Muqorrobin berusaha
untuk dapat menjadi cikal-bakalnya. Karena itu kegiatan apa saja yang telah
dapat kita rintis, seperti pendidikan, pemberdayaan ekonomi warga, melembaganya
kepengurusan disemua tingkat sebagai alatnya Wasithah, harus dijaga,
dipelihara, dikembangkan secara bertanggung jawab berdasar aturan yang telah
memperoleh persetujuan dari Imam Jama’ah.
Kita telah
memiliki pedoman yang kokoh sebagaimana tertuang dalam Qaidah IX, sebagai
pedoman sehari-hari. Maka memahami kandungan dan maksud Qaidah IX yang dibuat
oleh Guru kita, Almarhum Kyai Hasan
Ulama’ adalah hal yang harus diutamakan.
Kemudian bagaimana menjadi masyarakat
dunia yang berada didalam Kerajaan Tuhan supaya selalu memperoleh Ridha dan
Maghfirah dari Allah Azza Wajalla, telah tertuang dalam mamlukat.
Demikian pula bagaimana
harus secara benar memahami dan menjalani Ilmu dan laku bagi murid (=orang yang
berkehendak bertemu Tuhannya) hingga benar-benar mapan hidupnya dalam Dawuh Guru telah banyak tulisan dan
penjelasan langsung (dengan lesan), yang dikeluarkan
GAMBAR SEGITIGA
Gambar
segitiga (Nomor 6), adalah gambaran kompak dan menyatunya Al-Kitab, Al-Hikmah dan Al-Nubuwwah. Demikian pula dengan Iman, Islam dan Ihsan serta Ilmu, Amal dan Taqwa.
Senjata Imam
Mahdi, Trisula, Ilmu Nubuwwah,
Al-Qur’an dan Jamaah, menjadi senjata yang benar-benar akan dapat tepat
pada sasaran apa bila tiga hal tersebut, yaitu Al-Kitab, Al-Hikmah dan Al-Nubuwwah, demikian pula dengan Iman, Islam dan Ihsan serta Ilmu, Amal dan Taqwa, menyatu dalam
setiap diri warga Jamaah.
Hal tersebut sama sekali
tidak sulit apabila modal pokok bagi setiap murid (setiap orang yang
berkehendak bertemu Tuhannya) benar-benar diyakini dengan kokoh.
Dua modal pokok tersebut adalah : Percaya dan Gelem. (mau).
Percaya
sepenuh hati bahwa Isinya Huw itu adalah DiriNya Dzat Yang Mutlak WujudNya, Al-Ghaib, Allah
Asmanya, amat sangat dekat sekali dalam rasa hati, selalu menyertai dan
senantiasa meliputi. Karena itu amat mudah dan sangat indah untuk selalu
diingat-ingat dan dihayati.
Kemudian percaya sepenuh
hati bahwa hamba yang secara hak dan sah menujuki Ilmu seperti itu adalah hamba
yang secara hak dan syah pula dikehendaki Ilaahi menjadi pelanjut (wakil) nya
Junjungan Nabi Muhammad SAW. Sebagai
Rasulullah.
Wakil
dan muwakkal itu sama.
Kemudian gelem (=mau). Yaitu mau memaksa jiwa
raganya sendiri untuk melaksanakan perintahnya Guru dengan benar. (= derajat sabar).
Jiwa-raga adalah wujudnya nafsu. Karena
itu apabila tidak dipaksa, yang pasti tidak akan mau. Sebab wujud nafsu yang
tidak lain adalah jiwa raganya sendiri-sendiri ini perbuatannya senantiasa
mengajak kepada semua hal yang buruk. Dan hal yang buruk adalah semua hal yang
dianggap benar, dianggap baik dan dianggap indah padahal sama sekali tidak
sejalan dengan kehendak Allah.
Sifatnya nafsu sama sekali
tidak mengetahui Tuhannya.
Dan dzatnya nafsu selalu
membantah kepada Tuhannya.
Padahal mendekatkan diri
kepada Tuhan sehingga sampai dengan selamat, apabila tidak mengendarai nafsu,
lamanya 3000 tahun. Sesuatu yang mustahil terjadi. Sebab umur manusia tidak ada yang sampai sekian
lamanya.
Sedang apabila nafsunya
patuh dan tunduk dijadikan kendaraan, seumur masing-masing akan sampai. Karena
itulah maka Allah dalam QS Al-Maidah
ayat 35 mengamanatkan kepada orang-orang
yang telah beriman (=iman bi
al-Ghaibi), kemudian diperintahkan supaya bertaqwa, masih lagi
diperintahkan supaya dapat sampai kepadaNya dengan selamat itu selalu
berpegangan teguh kepada: al-Wasilata,
dan masih diperintahkan lagi supaya berjihad di jalanNya agar menjadi
orang-orang yang beruntung.
Jihadunnafsi, memerangi nafsunya sendiri hingga
patuh dan tunduk dijadikan kendaraan oleh cita-cita hati-nurani, roh dan rasa
mendekat hingga sampai kepada Tuhan, berdasar sabda Junjungan Nabi SAW. Adalah perang terbesar (=jihadul
Akbar).
Semoga kita
semua senantiasa memperoleh berberan,
sawab, berkah, dan pangestunya Wasithah. Amin.
Gambaran Yang Jelas Dunia Kita
Em Bm
mengapa harus tunggu bencana
Am Em
baru kita percaya kebesaran Tuhan
Em Bm
mengapa harus tunggu bencana
Am Em
tentara datang untuk kemanusiaan ...
Em G Bm
mengapa gak setiap hari
Am Em
berbuat seperti ini
Em Bm
mengapa harus tunggu bencana
Am Em
kita rela sisihkan harta untuk sesama
Em Bm
mengapa harus tunggu bencana
Am Em
baru kita bersahabat dengan alam
musik : D ....
Am G D
aku menangis lihat hari ini ....
Am G D C
tapi tersenyum tatap masa depan aaa ....
Em Bm
apa harus tunggu bencana ?
Am Em
baru dunia bisa bersatu !!
Pengungkapan Jati Diri
Minggu, 15 Januari 2012
Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi
Dunia kerja, sebagai salah satu institusi yang banyak ‘merebut’ waktu kita, bukan hanya tempat bekerja, tapi juga tempat bersosialiasi. Oleh sebab itu, selain meningkatkan keahlian teknis dan profesional, kemampuan bersosialisasi pun perlu ditingkatkan. Apa pun bidang pekerjaan Anda, meskipun bukan di bagian kehumasan, sosialiasi tetap harus dilakukan, sebagai bagian dari interaksi dengan orang lain.
Prinsip dasar bersosialiasi adalah bagaimana orang bisa mengenal Anda, dan menyukai Anda. Tak ada seorang pun senang pada rekan kerja yang memelototi layar komputer seharian. Tapi, tak ada seorang pun yang suka bila ada rekan yang terlalu sibuk bergosipria seolah tak punya kerjaan, atau sibuk mengomentari dan mengkritik ini itu sehingga dijuluki public enemy. Karena itu, sosialisasi amat tergantung kemampuan Anda menarik-ulur semua interaksi itu.
1. Bicara dengan jelas
Kemampuan berkomunikasi akan berdampak pada bagaimana orang-orang akan memperlakukan Anda. Mereka yang periang biasanya banyak teman, karena ia tahu bagaimana membangun pembicaraan.
2. Punya sesuatu untuk dikatakan
Jangan berpikir bahwa hanya karena Anda berbicara, orang lain pasti mendengarkan. Pastikan bahwa komentar Anda memang ada ‘isinya’. Jangan cuma jadi ‘ember bocor’.
3. Penuh pengertian
Setiap orang punya latar belakang yang berbeda. Jadi, pembicaraan awal biasanya tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai orang lain. Anda bisa saja tidak setuju dengan rekan kerja, tapi masih bisa bekerja sama secara produktif.
4. Pengaruhi orang lain
Dengan pendapat dan opini yang bermutu, Anda telah memberikan ‘warna’ dalam bersosialisasi. Hal ini akan mempengaruhi orang lain dan mereka akan menyukai Anda.
5. Selesaikan setiap masalah
Konflik tidak selalu jelek. Setiap argumentasi bisa dijadikan bahan untuk solusi. Kalau Anda bisa, lakukanlah.
6. Tetap berkepala dingin
Hati boleh panas, kepala harus tetap dingin, sudah biasa terdengar. Jadi, kalau Anda melihat ada orang yang memang senang cari gara-gara, mendingan jauhi saja dia.
7. Jangan takut untuk berubah
Ada orang yang begitu keras kepala sampai ia tak mau berubah meskipun perubahan itu baik. Jangan sampai begitu.
8. Tidak ada “saya” dalam tim
Banyak orang gemar membawa egonya dalam suatu team work. Semoga Anda bukan salah satunya. Jangan pernah lupa untuk memuji pekerjaan orang lain, mereka akan melakukan hal yang sama.
9. Berdirilah di tengah-tengah
Memang agak sulit, apa lagi kalau Anda terlibat langsung. Tapi, paling tidak, Anda punya pendapat yang jernih bila ada suatu konflik. Cobalah ambil jarak dulu, supaya Anda bisa menganalisis sesuatu dengan akurat.
10. Miliki rencana
Seperti apa pun dalam kehidupan, persiapkan diri Anda ketika akan bersosialisasi. Biarpun Anda spontan dan pandai beromongkosong, Anda harus punya patokan dalam proses berpikir ketika melakukan percakapan.
Kisah 4 Lilin
Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka
Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.
Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara: “Aku adalah Cinta.” “Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”
Lalu ia mengangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:
Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
“Akulah HARAPAN.”
Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.
Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me
- Oyi
- Belajar dari kesalahan, mengendalikan diri dan menerima kekurangan orang lain adalah hal besar yang perlu dipelajari. Teruslah Berkarya dan Anggap Suatu Masalah Sebuah Seni Kehidupan. Djanggan Cahya Buana, 21 Desember.
Labels
Artikel
Berpikir dan Berjiwa Besar Percaya Anda dapat berhasil, Keberhasilan seseorang ditentukan oleh besarnya cara berpikir seseorang, Keraguan, ketidakpercayaan, keinginan bawah sadar untuk gagal, perasaan tidak benar-benar ingin berhasil, bertanggung jawab atas sebagian besar kegagalan. Berpikir ragu maka Anda gagal. Berpikir menang maka Anda berhasil. Kepercayaan diri berhubungan dengan rasa berharga dalam diri manusia. Setiap orang adalah produk dari pikirannya. Percayalah akan hal-hal yang besar. Langkah pertama (dasar) menuju keberhasilan adalah percayalah kepada diri sendiri, percayalah bahwa Anda dapat berhasil.